Selasa, 27 November 2007
Sejarah Musik Rock di Indonesia
Awal Mula
Embrio kelahiran scene musik rock underground di Indonesia sulit dilepaskan dari evolusi rocker-rocker pionir era 70-an sebagai pendahulunya. Sebut saja misalnya God Bless, Gang Pegangsaan, Gypsy(Jakarta), Giant Step, Super Kid (Bandung), Terncem (Solo), AKA/SAS (Surabaya), Bentoel (Malang) hingga Rawe Rontek dari Banten. Mereka inilah generasi pertama rocker Indonesia. Istilah underground sendiri sebenarnya sudah digunakan Majalah Aktuil sejak awal era 70- an. Istilah tersebut digunakan majalah musik dan gaya hidup pionir asal Bandung itu untuk mengidentifikasi band-band yang memainkan musik keras dengan gaya yang lebih `liar’ dan `ekstrem’ untuk ukuran jamannya. Padahal kalau mau jujur, lagu-lagu yang dimainkan band- band tersebut di atas bukanlah lagu karya mereka sendiri, melainkan milik band-band luar negeri macam Deep Purple, Jefferson Airplane, Black Sabbath, Genesis, Led Zeppelin, Kansas, Rolling Stones hingga ELP. Tradisi yang kontraproduktif ini kemudian mencatat sejarah
namanya sempat mengharum di pentas nasional. Sebut saja misalnya El Pamas, Grass Rock (Malang), Power Metal (Surabaya), Adi Metal Rock (Solo), Val Halla (Medan) hingga Roxx (Jakarta). Selain itu Log jugalah yang membidani lahirnya label rekaman rock yang pertama di Indonesia, Logiss Records. Produk pertama label ini adalah album ketiga God Bless, “Semut Hitam” yang dirilis tahun 1988 dan ludes hingga 400.000 kaset di seluruh Indonesia.
Menjelang akhir era 80-an, di seluruh dunia waktu itu anak-anak muda sedang mengalami demam musik thrash metal. Sebuah perkembangan style musik metal yang lebih ekstrem lagi dibandingkan heavy metal. Band- band yang menjadi gods-nya antara lain Slayer, Metallica, Exodus, Megadeth, Kreator, Sodom, Anthrax hingga Sepultura. Kebanyakan kota- kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Jogjakarta, Surabaya, Malang hingga Bali, scene undergroundnya pertama kali lahir dari genre musik ekstrem tersebut. Di Jakarta sendiri komunitas metal pertama kali tampil di depan publik pada awal tahun 1988. Komunitas anak metal (saat itu istilah underground belum populer) ini biasa hang out di Pid Pub, sebuah pub kecil di kawasan pertokoan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Menurut Krisna J. Sadrach, frontman Sucker Head, selain nongkrong, anak-anak yang hang out di sana oleh Tante Esther, owner Pid Pub, diberi kesempatan untuk bisa manggung di sana. Setiap malam minggu biasanya selalu ada live show dari band-band baru di Pid Pub dan kebanyakan band-band tersebut mengusung musik rock atau metal.
Band-band yang sering hang out di scene Pid Pub ini antara lain Roxx (Metallica & Anthrax), Sucker Head (Kreator & Sepultura), Commotion Of Resources (Exodus), Painfull Death, Rotor (Kreator), Razzle (GN’R), Parau (DRI & MOD), Jenazah, Mortus hingga Alien Scream (Obituary). Beberapa band diatas pada perjalanan berikutnya banyak yang membelah diri menjadi band-band baru. Commotion Of Resources adalah cikal bakal band gothic metal Getah, sedangkan Parau adalah embrio band death metal lawas Alien Scream. Selain itu Oddie, vokalis Painfull Death selanjutnya membentuk grup industrial Sic Mynded di Amerika Serikat bersama Rudi Soedjarwo (sutradara Ada Apa Dengan Cinta?). Rotor sendiri dibentuk pada tahun 1992 setelah cabutnya gitaris Sucker Head, Irvan Sembiring yang merasa konsep musik Sucker Head saat itu masih kurang ekstrem baginya.
Semangat yang dibawa para pendahulu ini memang masih berkutat pola tradisi `sekolah lama’, bangga menjadi band cover version! Di antara mereka semua, hanya Roxx yang beruntung bisa rekaman untuk single pertama mereka, “Rock Bergema”. Ini terjadi karena mereka adalah salah satu finalis Festival Rock Se-Indonesia ke-V. Mendapat kontrak rekaman dari label adalah obsesi yang terlalu muluk saat itu. Jangankan rekaman, demo rekaman bisa diputar di radio saja mereka sudah bahagia. Saat itu stasiun radio yang rutin mengudarakan musik- musik rock/metal adalah Radio Bahama, Radio Metro Jaya dan Radio SK. Dari beberapa radio tersebut mungkin yang paling legendaris adalah Radio Mustang. Mereka punya program bernama Rock N’ Rhythm yang mengudara setiap Rabu malam dari pukul 19.00 – 21.00 WIB. Stasiun radio ini bahkan sempat disatroni langsung oleh dedengkot thrash metal Brasil, Sepultura, kala mereka datang ke Jakarta bulan Juni 1992. Selain medium radio, media massa yang kerap mengulas berita- berita rock/metal pada waktu itu hanya Majalah HAI, Tabloid Citra Musik dan Majalah Vista.
Selain hang out di Pid Pub tiap akhir pekan, anak-anak metal ini sehari-harinya nongkrong di pelataran Apotik Retna yang terletak di daerah Cilandak, Jakarta Selatan. Beberapa selebritis muda yang dulu sempat nongkrong bareng (groupies?) anak-anak metal ini antara lain Ayu Azhari, Cornelia Agatha, Sophia Latjuba, Karina Suwandi hingga Krisdayanti. Aktris Ayu Azhari sendiri bahkan sempat dipersunting sebagai istri oleh (alm) Jodhie Gondokusumo yang merupakan vokalis Getah dan juga
mantan vokalis Rotor.
Jumat, 16 November 2007
Perkembangan Dari Windows Vista
DILIHAT dari perkembangan sistem operasi (operating system, OS), sejak dikeluarkannya OS keluarga Microsoft Windows baik desktop, client, maupun server, sebenanya hanya ada tiga sistem operasi yang cukup membedakan di antara keluarga OS tersebut. Yaitu sistem operasi untuk rumahan atau desktop, sistem operasi client, dan sistem operasi untuk jaringan.Sistem operasi keluarga Microsoft Windows yang digunakan untuk komputer rumahan (desktop) dan sangat populer antara lain Microsoft Windows 3.0, Windows 3.1, Windows 95, Windows 98, Windows 98 SE, dan Windows Me. Sedangkan sistem operasi yang digunakan untuk jaringan antara lain Windows 3.11 for Workgroup, Windows NT Client, Windows 2000 Professional, dan Windows XP. Sedangkan yang kini sedang dipersiapkan Microsoft untuk diluncurkan adalah Microsoft Windows Vista. Jadi, Windows Vista adalah sistem operasi client yang merupakan pengembangan dari Windows XP. Sementara sistem operasi jaringan yang sudah dirilis Microsoft antara lain Microsoft Windows NT Server, Windows 2000 Server, dan Windows 2003 Server.Microsoft Windows Vista yang telah diluncurkan beberapa waktu lalu, ternyata fitur dan kemampuannya–kalau diibaratkan lompatannya–hampir sama seperti Microsoft Windows 3.1 ke Microsoft Windows 95 atau Windows 3.11 for Workgroup ke Windows NT Client. Sementara itu, perkembangan dari Windows 2000 Professional ke Windows XP mungkin tidak terlalu signifikan, tetapi cukup membuat pemakainya terkagum-kagum dengan berbagai fitur dan kemampuan Microsoft Windows XP yang sampai saat ini masih banyak digunakan oleh sebagian besar pengguna komputer di dunia, termasuk di Indonesia.Lompatan yang relatif hampir sama adalah ketika Microsoft Windows 2000 Server diluncurkan menggantikan Microsoft Windows NT Server. Dalam hal ini perbedaan yang cukup signifikan dari Windows NT Server ke Windows 2000 Server adalah pada Active Directory. Tetapi, pada perkembangan selanjutnya dari Windows 2000 ke Windows 2003 Server, tidak terlalu banyak perubahan yang signifikan.Pada Windows Vista, kemungkinan besar Microsoft akan banyak merombak berbagai tampilan desktop, fasilitas, dan tombol start yang semakin interaktif dan hidup. Selain itu, tentu saja Microsoft telah menambah dan mengubah dengan berbagai fitur mulai dari ikon sampai dengan tampilan di setiap jendela. Dengan demikian, Microsoft Windows Vista merupakan suatu revoluasi sistem operasi modern yang siap mengguncang sistem operasi dunia di masa yang akan datang.
Fitur spesifikSistem operasi ini memiliki beberapa fitur spesifik terkait desain grafis dan animasi, pengaturan dokumen bisnis, dan kemudahan berinteraksi dengan para pelaku bisnis lainnya. Interface baru yang disebut dengan Windows Aero akan memberikan pengalaman desktop berkinerja tinggi. Dalam hal ini, Microsoft menghadirkan tampilan profesional, desain transparan dengan efek-efek halus seperti refleksi dinamis, animasi yang halus dengan fitur-fitur navigasi 3D desktop Windows Flip and Flip.Untuk mendukung kinerjanya, sistem ini memiliki beberapa fitur khusus seperti Windows Bitlocker Drive Encryption. Fitur ini berfungsi untuk melindungi data dan properti intelektual dari pihak lain apabila komputer tersebut hilang.Implementasi Virtual PC Express yang dimasukkan ke dalam peranti ini memungkinkan aplikasi turunan untuk dapat berjalan pada sistem operasi Windows turunan tanpa mengalami perubahan dalam lingkungan virtual Windows Vista. Sementara subsistem untuk aplikasi berbasis Unix membuat pengguna untuk menjalankan aplikasi Unix tanpa harus melakukan perubahan apa pun pada PC berbasis Windows Vista.Persyaratan sistemTidak jauh berbeda seperti halnya Windows XP, ada yang 32 bit dan 64 bit. Begitu juga dengan Microsoft Windows Vista, tersedia untuk sistem 32 bit dan 64 bit. Sistem 32 bit dirancang secara spesifik untuk komputer-komputer standar, sementara versi 64 bit disiapkan untuk segmentasi menengah ke atas.Untuk menjalankan Windows Vista diperlukan hardware minimal dengan memori minimal 512 MB, kartu grafis yang mendukung DirectX 9.0, dan prosesor Intel Pentium IV, Intel Pentium Centrino, atau AMD generasi terbaru. Namun demikian, kalau Anda memiliki komputer laptop dengan spesifikasi Pentium Centrino 1.6 Gbyte dengan RAM 512, sudah pasti bisa menjalankan Windows XP.Kebutuhan harddisk juga cukup lumayan besar, dalam hal ini Windows Vista memerlukan minimal 10 Gbit. Sebenarnya untuk Windows sendiri cukup dengan space 6-7 Gbit, tetapi apabila ada penambahan software jelas memerlukan space tambahan sampai dengan 10 Gbit.
Internet explorer versi 7Windows Vista menyertakan browser Internet Explorer 7 (IE7). Browser baru ini memiliki berbagai fitur menarik, seperti tabbed browsing (kemampuan menampilkan banyak halaman web dalam satu jendela browser), web feeds (atau dalam istilah sehari-hari kita kenal sebagai RSS), dan fasilitas sekuriti yang lebih andal. Di antara fasilitas sekuriti ini adalah dukungan untuk anti-phishing yang akan mengingatkan dan melindungi pengguna serta menambahkan protected mode untuk memberikan tingkatan keamanan dan proteksi data.Dalam IE7 ini, selain perubahan pada menu full down, juga sudah ditampilkan tools dan page yang berada di kelompok ikon. Menu full down ini bisa ditampilkan dengan menekan salah satu ikon di Feeds, kemudian pilih Clasic Menu. Untuk kembali ke semula, Anda tinggal mengklik ikon Feeds tadi dan menghilangkan tanda centang pada ikon menu pop up di bawah ikon tersebut.Satu hal yang sangat menarik dari IE7 ini adalah sudah disediakannya fasilitas Favorites Center dan pilihan New Tab untuk ganti jendela. Dengan pilihan tab ini, pengguna bisa dengan mudah dan cepat pindah di antara jendela yang ada di IE7.Windows MailFasilitas ini merupakan pengganti Outlook Express yang ada di Windows versi sebelumnya. Pada Windows Mail ini banyak perubahan, terutama yang berhubungan dengan kemudahan untuk mengakses e-mail. Sedangkan hal lain yang ada di Windows Mail hampir sama seperti Outlook Express atau Microsoft Outlook yang ada di Microsoft Office System 2003.